Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM, AIFO meminta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menyelesaikan data-data untuk melengkapi Laporan Keuangan Daerah (LKPD) Tahun 2022.
Hal demikian dimaksudkan karena Auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) akan tiba di Banggai untuk melakukan pemeriksaan pada hari kamis (2/2/23).
"Mereka akan tiba hari kamis, jadi tolong kepala-kepala daerah dilengkapi data untuk penyusunan LKPD," pinta Bupati.
Tidak hanya minta dilengkapi, Ir. H. Amirudin, MM, AIFO mengharapkan agar laporan yang dibuat sesuai kenyataan di lapangan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Usahakan sesuai apa yang terjadi dan didasarkan pada aturan perundang-undangan," lanjutnya.
Bupati Banggai kembali mengingatkan supaya Pemerintah Kabupaten Banggai tetap mempertahankan prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK Republik Indonesia.
"WTP bukan sekedar prestasi, tapi merupakan kewajiban yang harus dipenuhi, mudahan-mudahan kita bisa WTP yang ke 11 kali," tegas beliau.
Sebelum rapat internal, Pemkab Banggai, sebelumnya Bupati dan Sekretaris Daerah, Ir. Abdulla Ali, M.Si mengikuti Entri Meeting Penyusunan LKPD bersama BPK RI perwakilan Sulteng, pemerintah provinsi, serta Bupati/Walikota se-Sulteng secara virtual dari ruang rapat khusus, Sekretariat Daerah, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Senin (30/1/23).
Berita Terkait
Berkah atau Kutukan? Kemajuan Teknologi yang Membawa Kemunduran Diri
Kadis PMD Pesan Kades Harus Transparan Kelola Dana Desa
Tingkatkan Kualitas Rohani, Pengajian Rutin Bagi Anggota Kompi 2 Brimob Luwuk
Pemkab Banggai Tunaikan Zakat Mal Melalui Baznas
PUPR Banggai Gelar Konsultasi Publik Revisi RTRW ke 2
Komitmen Kerjasama antara PT. PAU dengan Pemkab Banggai Berlanjut
Aswan Wujudkan Salipi Sebagai Desa Bebas Miras
Bupati Amirudin Ingatkan Kades Tidak Sewenang-wenang Mengangkat Dan Memberhentikan Aparat Desa
Dandim 1308/LB Lakukan Panen Raya Jagung Di Kebun Binaan Babinsa Koramil 04 Kintom
ASN Banggai di tuntut Jadi Teladan Taat Pajak